JAYAPURA, Redaksipotret.co – Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, kehadiran outlet kendaraan Honda diharapkan dapat menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi angka pengangguran.
“Saya sangat berharap dengan adanya penambahan dealer resmi Honda semoga mengurangi angka pengangguran di kota ini, harus banyak anak-anak muda yang dilibatkan untuk bekerja di outlet mereka,” kata Frans usai meresmikan dealer Honda Mitra Jayapura, Rabu (17/1/2024).
Dia juga berharap dengan berkembangnya bisnis Honda Group di Provinsi Papua, khususnya di Kota Jayapura dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang positif.
Pada kesempatan tersebut, Frans Pekey memberikan apresiasi kepada pihak Honda Group yang berhasil mengembangkan bisnisnya di Kota Jayapura.
Dia berharap, Honda Mitra Jayapura dapat memberikan layanan yang mengedepankan standar kualitas dan fasilitas yang setara dengan dealer Honda lainnya yang ada di Indonesia.
“Mereka berkembang pesat, semoga mereka terus memperluas ekspansi hingga ke pelosok daerah terpencil,” kata Frans.
Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Adriana Helena Robaha mengatakan, Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Agustus 2023 sebesar 2,67 persen.
“Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar dua sampai tiga orang penganggur,” jelasnya.
TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja.
Apabila dilihat berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh angkatan kerja, TPT pada Agustus 2023 mempunyai pola yang hampir sama dengan Agustus 2022, namun terdapat penurunan yang cukup tajam pada pendidikan diploma I/II/III.
“Dari Agustus 2021 hingga Agustus 2023, TPT tamatan Sekolah Menengah Kejuruan masih merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya, yaitu sebesar 6,62 persen pada Agustus tahun 2023. Sementara, TPT yang paling rendah adalah pendidikan SD ke bawah, yaitu sebesar 1,16 persen,” kata Adriana.
Penulis : Tania Sembiring | Editor : Syahriah Amir























































