JAYAPURA, Redaksipotret.co – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Papua Bangkit menyoroti kegiatan festival yang kerap dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura yang dinilai menyerap banyak anggaran pemerintah daerah setempat.
Ketua LSM Papua Bangkit, Hengky Hiskia Jokhu mengatakan, kegiatan festival tersebut tidak terlalu penting dan dianggap sebagai sebuah kegiatan pencitraan dari pemerintah daerah.
“Catatan kami untuk festival dan segala macam kegiatan yang menyerap anggaran pemerintah lebih baik dialokasikan ke pendidikan. Kegiatan-kegiatan yang sifatnya seremonial atau dapat dikatakan pencitraan dihilangkan saja,” ujar Hengky lewat sambungan telepon, Sabtu (26/8/2023).
Hengky mengatakan, yang perlu ditingkatkan adalah kualitas pendidikan termasuk para gurunya yang hanya dapat diperoleh yang baik jika upahnya juga baik.
“Daerah lain bisa maju pendidikannya, karena mereka berani berinvestasi untuk pendidikan, baik untuk guru, sekolah maupun untuk sumberdaya manusia yang lebih baik,” ucapnya.
Selain itu, kata Hengky, sektor kesehatan juga perlu diperhatikan. Dia juga mempertanyakan sumber dana yang digunakan dalam membuat suatu event di Kabupaten Jayapura.
“Di era keterbukaan informasi publik, Pemda harus jelas. Apapun kegiatan yang dilakukan, berapa biaya yang dikeluarkan dan dari mana sumber pembiayaannya,” ujarnya.
“Masyarakat harus tahu dan harus berani mengkritisi kegiatan festival-festival tersebut,” ucap mantan Ketua Kadin Kabupaten Jayapura ini.
Penulis : Muhammad Irfan Editor : Syahriah Amir
























































