MERAUKE, Redaksipotret.co – Fasilitas yang dimiliki Rumah Sakit Jenderal L.B.Moerdani yang berada sudah memadai bahkan sejak menjadi rumah sakit penanganan Covid 19.
“Oleh karena itu fasilitas kesehatan yang ada di dalamnya telah dilengkapi dengan sangat maksimal,” ungkap Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah (Dandenkesyah) 17-04-03 Merauke, Letkol CKM Ketut Sukresno dilansir dari laman pasificpos.com, Jumat (25/4/2025).
Namun, dirinya mengatakan, rumah sakit tersebut masih perlu dilakukan penambahan untuk alat CT scan agar dokter dapat memeriksa pasien dengan lebih optimal dan pengobatan akan lebih tepat.
Sementara, status rumah sakit adalah tipe C, sama seperti RS Angkatan Laut. Rumkit juga telah memiliki ruang ICU dan sangat membantu dalam menangani pasien.
“Banyak kasus penyakit yang ditangani puskesmas di kawasan distrik seperti Kurik, Jagebob dan Kumbe, pasiennya meninggal dalam perjalanan. Untuk mengevakuasi pasien dari kawasan tersebut, maka bisa ditangani di ruang ICU Rumkit L.B.Moerdani,” ucapnya.
Dia menjelaskan, ruang ICU tersebut telah dibuka sejak awal April ini dan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Pihak rumah sakit juga memiliki tenaga dokter yang memadai, termasuk perawatnya.
Bahkan untuk perawat telah mengikuti pelatihan di RSUD Merauke. Sementara, penyakit yang dominan ditangani dalam kurun waktu terakhir adalah infeksi bakteri hingga malaria.
Diketahui rumah sakit tersebut dibangun oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia pada tahun 2021 lalu. Rumah sakit modula dengan 200 tempat tidur tersebut awalnya diperuntukan khusus untuk penanganan Covid -19, namun setelah selesai dibangun kasus Covid19 mulai menurun.
Rumah sakit yang dilengkapi dengan UGD ini diresmikan langsung Presiden RI ketujuh, Joko Widodo 3 Oktober 2021 lalu setelah Presiden meresmikan PLBN Sota dan Terminal Bandara Mopah Merauke.
Editor : Syahriah Amir























































