JAYAPURA, Redaksipotret.co – Sebanyak 183 tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Jayapura mengancam akan melumpuhkan proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS yang akan dilaksanakan secara online di SMP Negeri 2 Sentani.
Para tenaga honorer yang akan melakukan aksi pemalangan ini merasa kecewa lantaran tidak diakomodir untuk masuk dalam proses seleksi tersebut.
“Kami kecewa karena tidak mendapatkan nomor ujian CAT,” ujar Markus Yoom, salah seorang tenaga honorer yang selama ini bertugas di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Sabtu (23/9/2023).
Markus mengatakan, kuota CPNS di tahun 2023 ini untuk Kabupaten Jayapura berjumlah 1.000, namun yang mengikuti tes hanya 817 orang.
Dia pun meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jayapura menjelaskan terkait permasalahan ini.
“Kita akan buat aksi, lumpuhkan aktivitas tes CAT yang akan dilakukan di SMP Negeri 2 Sentani,” kata Markus.
Honorer lainnya, Martince Marbase menyampaikan hal yang sama. Dia mengatakan bahwa banyak ‘siluman’ yang merubah data honorer di Kabupaten Jayapura.
Menurut Martince, banyak honorer yang telah lama mengabdi di seluruh dinas di lingkungan Pemkab Jayapura, namun kalah dengan orang-orang yang baru saja menjadi honorer.
“Ada yang sudah 10 tahun, 16 tahun menjadi honorer, tetapi nama kita tidak diakomodir. Malah anak-anak yang baru masuk jadi honorer 1-2 tahun bahkan tidak pernah bertugas bisa masuk dan ikut CAT. Inikan tidak masuk akal,” ucapnya.
Sebelumnya, pada Jumat, 22 September 2023, sebanyak 817 tenaga honorer dan kontrak menerima arahan dari Pj Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo sebelum mengikuti tes CAT.
Penulis : Muhammad Irfan Editor : Syahriah Amir























































