JAYAPURA, Redaksipotret.co – Setelah resmi ditetapkan sebagai pemenang dalam Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Gubernur (PSU Pilgub) Papua oleh KPU Provinsi Papua, Pasangan Calon Gubernur Mathius Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Papua.
Dia menegaskan akan merangkul semua pihak tanpa terkecuali untuk membangun Papua 5 tahun kedepan.
“Saya mengajak kepada keluarga besar untuk merangkul saudara-saudara kita. Menang bukan berarti menyakiti yang lain. Mari kita jaga kedamaian dan keberagaman demi kemajuan Papua, dan menjadi contoh bagi seluruh provinsi di Tanah Papua,” ujarnya melansir laman Pasificpos.com, Kamis (21/8/2025).
Atas kemenangan itu, Matius Fakhiri mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pendukung serta masyarakat Papua yang telah menunjukkan dukungan dan semangat persatuan sejak awal perjuangan.
“Terima kasih atas semua dedikasi dan kebersamaan keluarga besar yang sejak 27 November 2024 terus berjuang bersama, menunjukkan keberagaman dan persatuan hingga PSU 6 Agustus 2025,” ucap Fakhiri.
Dia juga mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga kedamaian dan menghormati proses demokrasi.
“Kita telah mencapai hasil maksimal. Tentu kita harus bersyukur karena Tuhan itu baik. Keluarga besar kita telah menunjukkan kepada seluruh Provinsi Papua bahwa kita adalah orang-orang yang santun, yang menjaga kedamaian, dan tidak pernah mencaci maki pihak lain,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Fakhiri menyampaikan penghargaan khusus kepada masyarakat dari berbagai wilayah di Papua yang telah memberikan dukungan, termasuk dari Domberai, Bomberai, Lapago, Meepago, Animha, Tabi, dan Saireri, serta seluruh warga Nusantara. “Kalian semua adalah bagian dari kami, anak-anak Papua,” ucapnya.
Fakhiri mengingatkan para pendukung untuk tetap tenang, tidak terpancing provokasi, dan terus menunjukkan sikap santun hingga akhir proses.
“Kita jaga dan rapatkan barisan. Tidak boleh ada pengkotak-kotakan. Jika ada pihak yang menggugat, kita hormati. Karena kalian adalah pendekar-pendekar demokrasi yang santun,” pungkas Fakhiri.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua telah membacakan hasil rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2025.
Sebelumnya, penetapan dilakukan KPU Provinsi Papua pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam penetapan itu, pasangan Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen memperoleh suara terbanyak dengan selisih 4 ribu lebih suara dari Pasangan Benhur Tommy Mano-Constan Karma.
Pasangan Mari-Yo mengantongi 259.817 suara atau 50,4 persen, unggul tipis dari pasangan Benhur Tomi Mano – Constan Karma (BTM–CK) yang meraih 255.683 suara atau 49,6 persen. Selisih suara 4.134. Total suara sah mencapai 515.500, dengan suara tidak sah sebanyak 5.772.
Editor : Syahriah Amir





























































